Sinergi Baru Awasi Kerusakan Hutan

Ilustrasi | Foto: merdeka.com

Google, Program Lingkungan PBB (UNEP), World Resources Institute (WRI), bersama lebih dari 40 mitra lain bersinergi luncurkan sistem pengawasan hutan baru berbasis Internet, Jum’at, 21 Februari 2014.

Sistem bernama Global Forest Watch (GFW) ini adalah sistem pertama yang menyatukan teknologi satelit terkini, prinsip keterbukaan informasi (open data) dan kerja gotong royong (crowdsourcing) guna menjamin akses informasi hutan secara cepat dan tepat. Sistem GEF mampu memonitor kerusakan hutan secara hampir bersamaan (near real time).

Menurut data University of Maryland dan Google, dunia telah kehilangan 2,3 juta kilometer persegi atau 230 juta hektar tutupan pepohonan (tree cover) dalam periode 2000 hingga 2012. Tingkat kerusakan hutan ini sama setara dengan 50 lapangan bola setiap menit, sehari selama 12 tahun berturut-turut.

Negara dengan tingkat kerusakan hutan dan kehilangan tutupan pepohonan tertinggi adalah Rusia, Brasil, Kanada, Amerika Serikat dan Indonesia.

Sistem Global Forest Watch berimplikasi luas. Tidak hanya pemerintah, lembaga finansial juga bisa menggunakan sistem ini untuk mengevaluasi risiko investasi perusahaan. Pembeli minyak kelapa sawit, kedelai, kayu dan daging sapi bisa memonitor apakah produk mereka diproduksi sesuai dengan komitmen dan standar yang lestari.

Masyarakat adat juga bisa memanfaatkan peta ini untuk melaporkan dan mengunggah foto-foto kerusakan dan pelanggaran yang terjadi di tanah mereka. Sementara lembaga swadaya masyarakat bisa menggunakannya untuk memantau deforestasi, memobilisasi aksi dan mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan pemerintah atau perusahaan.

Sumber: Hijauku.com

One Response to Sinergi Baru Awasi Kerusakan Hutan

  1. Martika Edison says:

    Bravooo !!! Greenjournalist Brazil !!! I ‘am want go to Brazill !!! Thank’s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.